Suara.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan, angkat bicara terkait hasil pemungutan suara di TPS 32 Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (15/2/2017).
Seperti diketahui, hasil pemungutan suara di TPS 32 Cililitan sempat viral di dunia maya. Pasalnya, pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat menang telak di TPS tersebut.
Terkait hal ini, Anies mengatakan pihaknya sedang melakukan proses verifikasi perolehan suara di semua TPS yang ada, termasuk di TPS 32.
"Sekarang proses verifikasi sedang berlangsung. Verifikasi antara C1 dan suara sebenarnya, artinya suaranya dicek ulang," kata Anies usai Salat Jumat di Masjid Al Bakrie, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/2/2017).
Selain itu, lanjut Anies, pihaknya juga sedang memproses beberapa temuan lain di Pilkada DKI Jakarta, termasuk surat suara yang masih dalam sengketa.
"Artinya, ada yang bilang sah ada yang bilang tidak sah, itu sedang direview lagi. Ketiga adalah verifikasi review data yang di-entry di level kecamatan," jelas Anies.
"Tiga hal itu yang sedang berlangsung. Dan kita berharap segera selesai, kalau nggak salah sudah sampai 98 persen," lanjut mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini.
Untuk diketahui, dari jumlah 452 yang menggunakan hak pilihnya di TPS 32 Cililitan, sebanyak 499 pemilih menjatuhkan pilihannya kepada Ahok-Djarot.
Sedangkan paslon nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies-Sandi tak mendapatkan suara satu pun.
Baca Juga: Politisi PDIP: Partai Tak Terlibat Kisruh Antasari Azhar-SBY
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan