Suara.com - Seorang anggota militer Kazakhstan melakukan aksi yang tak biasa, saat dirinya menjadi pilot helikopter Mi-8, peninggalan era Uni Soviet.
Pilot tersebut mendaratkan helikopter di jalan raya untuk bertanya kepada warga mengenai jalan ke kota. Pasalnya, ia tengah tersesat dan tak tahu jalan menunju pangkalannya.
Seperti diberitakan Russia Today, peristiwa unik yang terekam video amatir itu terjadi di sebuah desa Kazakhstan, Rabu (15/2/2017).
Dalam video amatir yang kekinian menjadi viral tersebut, tampak seorang kru turun dari helikopter yang mendarat tepat di tengah jalan raya.
Serdadu itu lantas mendatangi sebuah truk dan menjabat tangan sang sopir. Berdasarkan bahasa tubuhnya, sang tentara ternyata menanyakan rute jalan menuju perkotaan yang terdapat pangkalan militer.
"Setelahnya, si tentara kembali bersalaman dengan sang sopir, berlari masuk ke helikopter, lalu tinggal landas. Dia melakukan semua itu seperti tak tahu apa dampak ia mendaratkan helikopter sembarangan. Jalan raya itu menjadi macet," tulis Russia Today.
Menteri Pertahanan dan Industri Aerospace Kazakhstan, Atamkulov Beibut Bakirovich, helikopter tersebut dikendarai pilot yang berstatus masih latihan.
"Pilot itu masih berlatih. Ketika itu, ia tengah latihan orientasi visual wilayah di tengah cuaca buruk. Ia tersesat, dan dia melakukan prosedur benar, yakni bertanya kepada warga setempat," tutur Atamkulov.
Baca Juga: Kalah, Haji Lulung Kasihan Sama Agus
Kekinian, Atamkulov menegaskan, helikopter beserta seluruh kru selamat dan sudah kembali ke pangkalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar