Di bulan Januari 2016, nama Andy masuk dalam daftar calon penerima donor di United Network for Organ Sharing.
Mardini mengira akan membutuhkan waktu hingga lima tahun untuk menemukan donor yang tepat. Nyatanya, ia hanya membutuhkan lima bulan setelah seorang pria yang memiliki golongan darah, warna kulit, ukuran tubuh yang hampir sama dengan Andy.
Dia adalah Calen Ross, seorang pemuda berusia 21 tahun yang mati karena bunuh diri dengan menembakkan pistol ke kepalanya.
"Alasan mengapa saya menyetujui hal ini adalah karena saya harus melewati ini. Saya dapat menunjukkan pada anak saya nanti bagaimana ayahnya telah membantu hidup orang-orang," ucap Lilly Rose, istri mendiang Calen yang saat kejadian tengah mengandung delapan bulan.
"Saya skeptis pada awalnya, saya tidak mau jalan-jalan kemudian tiba-tiba melihat Calen."
Musim gugur lalu, Lilly menulis surat yang ditujukan untuk enam penerima donor dari mendiang suaminya, termasuk Andy.
"Saya diselimuti oleh suka cita mengetahui bahwa Calen bisa memberikan sedikit hidupnya untuk membuat hidup orang lain menjadi lebih baik," tulis Lilly
Tiga bukan setelah operasi transplantasi wajah, Andy berada dalam sebuah elevator. Seorang anak kecil menatapnya lalu menoleh ke wajah ibundanya tanpa memberikan sepatah katapun atau terlihat ketakutan.
"Saat itu saya tahu, operasi berjalan sukses." (DailyMail)
(Jenar Halidi)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia