Menanggapi pertanyaan tentang nuansa pendukung Ahok ketika berhasil melewati putaran kedua tidak terlalu gembira, Ahok kembali berkelakar.
"Seneng kok, muka gue, muka seneng," kata Ahok sambil menunjuk mukanya. Hadirin pun tertawa.
Ahok tak heran jika ada anggapan lebih sumringah muka rivalnya, Anies Baswedan.
"Ya biasalah, kalau orang merasa hebat kan begitu," kata Ahok.
Ahok mengaku tidak kaget melihat pencapaian suara pasangan Anies-Sandiaga Uno di pilkada putaran pertama. Persentase suara yang diraup Anies dan yang diraup Ahok hanya berjarak sekitar empat persen.
"Kan kalau nomor satu kempes (Agus - Sylviana), pindah ke nomor tiga," kata dia.
Ahok berpatokan pada tingkat kepuasan masyarakat Jakarta sejak dia memimpin sampai sekarang yang menunjukkan konsistensi.
"Tingkat kepuasan orang Jakarta kepada kami ini 75 persen. Nah, ini konsisten, dari kami pertama jadi gubernur sampai hari ini, surveinya itu konsisten. Artinya apa, artinya orang Jakarta ini mengakui kerja kami ini okelah. Banjir dulu 2.200-an titik, tahun lalu tinggal 400 titik, tahun ini tinggal di bawah 80 titik malahan. Sekarang masih ada banjir, tetapi begitu air hujan berhenti, pasti langsung surut," kata Ahok.
Selain itu, kata dia, pelayanan publik yang diberikan pemerintah sekarang juga lebih baik.
"Hanya memang, saya sadar. Saya sudah memohon maaf berkali-kali, karena saya dianggap menodai agama," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon