Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan sejumlah warga negara Indonesia di Sydney, Australia, Minggu (26/2/2017). Pertemuan ini direkam dalam video yang diunggah di akun twitter resmi Presiden Joko Widodo.
Dalam pertemuan tersebut, salah seorang warga Indonesia bernama Mika berdiri sepanggung dengan Presiden Jokowi dan merasa deg-degan.
"Mika, kita sadar bahwa negara kita terdiri dari 710 suku bangsa. Pertanyaan saya, cukup sebutkan 7 suku bangsa yang ada di Indonesia?," kata Presiden Jokowi kepada Mika diatas panggung.
Dengan terbata-bata, Mika menjawab Suku Dayak, Suku Badui di Banten, Suku Jawa, Suku Bugis, Suku Batak, Suku Sunda. Namun saat menjawab Suku yang ketujuh, Mika menjawab Suku Papua. Kontan jawaban ini dikiritik oleh Jokowi. "Suku di Papua itu banyak. Ada Suku Asmat dan lain-lain," kata Jokowi yang disambut gelak tawa para hadiri.
Mika merasa nervous dan terus terang mengakui dirinya sedang deg-degan. "Terus terang saya deg-degan Pak. Nggak bisa mikir Pak!," ujar Mika yang kembali disambut gelak tawa hadiri.
Akhirnya dengan susah payah, Mika memberikan jawaban ketujuh yang benar. "Suku Betawi, pak!," tutur Mika yang berasal dari Yogyakarta dengan lega.
Karena berhasil menjawab pertanyaan 7 nama suku bangsa di Indonesia, Mika dipersilakan duduk kembali. Namun sebelum duduk, Presiden Jokowi menyatakan dirinya akan mencatat alamat lengkap domisili Mika. "Nanti akan saya kirimi sepeda," tutup Jokowi yang disambut dengan riuh para hadirin diaspora WNI di Sydney.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!