Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Azis Al Saud di Masjid Istiqlal pastinya menjadi daya tarik masyarakat, lantaran penasaran untuk bertemu dengan orang nomor satu di Arab itu.
Pasalnya, Masjid Istiqlal setiap hari selalu dikunjungi para jemaah ataupun wisatawan baik lokal maupun wisatawan asing.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Protokoler dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abd Salam menghimbau masyarakat, jika ingin sekadar melihat Raja Salman bisa melalui televisi.
Hal tersebut dikarenakan ketatnya pengamanan dari Pasukan Pengamanan Presiden Raja Salman ketika mendatangi Masjid Istiqlal.
"Saya himbau kepada masyarakat yang ingin ke Istiqlal bertemu Raja Salman, mending melihat dari televisi saja. Karena percuma saja kalau di Masjid Istiqlal tidak bisa ketemu dan tidak bisa salaman, "ujar Abu di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (1/3/2017
Namun jika masyarakat penasaran ingin melihat kedatangan Raja Salman, bisa melihat kedatangan Raja Salman menuju Istiqlal dari Kawasan Gambir, dimana Raja akan melintasi jalan tersebut menuju Istiqlal.
"Mending kalau mau lihat dari daerah Gambir. Mudah-mudah dia (Raja Salman) buka jendela. Karena kalau sudah masuk Istiqlal itu pengamanan sudah dilakukan oleh Paspampres,"ucap dia.
Ia juga meminta masyarakat untuk memberi kesempatan kepada Raja Salman dan rombongan dari Arab Saudi untuk menikmati keindahan dan kekhususan beribadah di Masjid Istiqlal.
Baca Juga: Warga di Depan Istana Teriak: Raja Salman, Datang Lagi Ya
Meski begitu, kata Abu pihaknya mempersilahkan masyarakat untuk tetap dapat beribadah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada waktu Raja Arab Saudi Salman Bin Abdul Aziz Al Saud, berada di masjid lstiqlal.
Namun, lingkungan masjid akan dijaga ketat pasukan pengamanan presiden untuk mengamankan tamu negara.
"Masjid Istiqlal tidak akan ditutup, masyarakat bisa memanfaatkan masjid untuk beribadah sampai menjelang Raja Salman tiba di Masjid Istiqlal," kata Abu.
Abu mengatakan demi keamanan Raja Salman, petugas akan mensterilkan lantai utama Masjid Istiqlal. Di lantai inilah, besok, Raja Salman akan melaksanakan ibadah salat Tahiyatul Masjid.
"Kalau Raja Salman sudah sampai di Istiqlal, berarti Paspampres akan menertibkan dimana Raja Salman akan melaksanakan salat sunnah. Masyarakat bisa masuk, cuma ke lantai utama dijaga oleh Paspampres,"kata dia.
Raja Salman telah tiba di Indonesia, hari ini. Kedatangan Raja Salman disambut langsung Presiden Joko Widodo, sejumlah menteri serta Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
Terkini
-
Sejarah Panjang Program Nuklir Iran dan Ketegangan dengan Amerika Serikat dari 1967 - 2026
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo!
-
PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya
-
Bos Blueray Akui Beri Rp 21 Miliar ke Dirjen Bea Cukai, KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan
-
Bahaya Konflik Kepentingan di Balik Dana Pribadi Prabowo untuk Diplomasi Luar Negeri
-
Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan
-
Mendagri Apresiasi Stabilitas Inflasi Mei 2026, Minta Daerah Waspadai Kenaikan Minyak Goreng
-
Bukan Negara Kerajaan, Gaya Prabowo Soal Urusan Privat dan Negara Tuai Kritikan
-
Mahasiswa UBK: Presiden Kerap Tinggalkan Rakyat, Kedaulatan Masih Mengemis!