Suara.com - Sekretariat Kepresidenan berbenah untuk menyambut kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/3/2017).
Kali ini, ada yang berbeda dibandingkan ketika menyambut tamu negara yang lain.
Menurut pengamatan Suara.com, patung-patung gadis bugil di pekarangan Istana ditutup rapat.
Salah satu patung telanjang terletak di depan kantor Presiden. Patung tersebut ditutup dengan bunga yang tengah mekar sehingga patungnya tidak terlihat.
Di dekat patung telanjang telanjang itulah, nanti Raja Salman akan menanam pohon ulin.
Kemudian di samping Wisma Negara, patung gadis telanjang juga ditutup dengan bunga.
Petugas taman Istana yang tak mau disebutkan namanya mengatakan ada tiga patung wanita telanjang yang ditutupi tanaman menjelang kedatangan Raja Salman.
"Ini pemberitahuannya mendadak, kalau dua hari lalu dikasih tahu mungkin bisa kami tutup semuanya," katanya kepada Suara.com.
Petugas mengatakan patung telanjang yang ditutup hanya yang lokasinya mencolok. Untuk patung-patung yang berukuran kecil tidak ditutup.
Patung-patung telanjang tersebut merupakan maha karya dari seniman kondang.
Hal yang sama juga terjadi di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat. Kemarin, sebelum Raja Salman berkunjung ke sana, sebagian patung wanita telanjang juga ditutupi dengan tanaman bunga. Bahkan, patung berbentuk naga di halaman belakang Istana Bogor juga ditutup.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Istana mengenai kebijakan penutupan patung-patung tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat