Suara.com - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud, akan menanam pohon di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/3/2017). Pohon yang akan di tanam Raja Salman jenis kayu ulin atau dikenal dengan kayu hitam.
"Penanaman pohon nanti setelah dari Masjid Istiqlal," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di komplek Istana Kepresidenan.
Pohon ulin, katanya, melambangkan hubungan baik antara Indonesia dan Arab Saudi.
Pilihan kayu ulin ini sesuai keinginan Presiden Joko Widodo. Hal itu sempat didiskusikan Jokowi dengan Gubernur Maluku dan Pangdam Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo saat kunjungan kerja di Maluku beberapa waktu lalu.
"Kayu ulin pilihan bapak Presiden sendiri," ujar dia.
Saat ini, Raja Salman sedang bersiap-siap untuk kunjungan ke DPR. Di DPR, Raja Salman akan menyampaikan pidato kenegaraan selama sekitar 10 menit di ruang sidang paripurna.
Setelah semua agenda di gedung dewan selesai, Raja Salman akan melanjutkan kunjungan ke Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Di Masjid Istiqlal, dia akan didampingi Presiden Jokowi.
Setelah itu, Raja Salman ke Istana Kepresidenan. Salah satu agendanya penanaman pohon di halaman tengah Istana Kepresidenan.
Berita Terkait
-
Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
-
Siasat Jokowi Mati-matian untuk PSI, Ambisi Tiga Periode atau Sekoci Politik Keluarga?
-
Tolak Pindah ke Arab Saudi, Kontrak Mau Habis, Bagaimana Nasib Robert Lewandowski?
-
Cristiano Ronaldo Mogok Main Gara-gara Klub Pelit di Bursa Transfer
-
Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan