Suara.com - Pameran flora dan fauna Banteng Expo 2017 sepi pengunjung. Hal ini dikeluhkan pedagang tanaman dan binatang peliharaan di sana.
Pameran ini diselenggarakan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, sejak 24 Februari hingga 26 Maret 2017 ini.
"Pengunjungnya sepi. Mungkin karena pameran ini kurang diberitakan oleh media, jadi banyak orang Jakarta yang belum tahu kalau ada pameran tanaman di Lapangan Banteng ini," kata Elpan Maulana, pedagang tanaman hias dan herbal di Jakarta, Sabtu (4/3/2017).
Setidaknya ada 140 gerai pedagang yang menawarkan berbagai tanaman hias, tanaman buah dan tanaman herbal dengan harga terjangkau selama Banteng Expo, yang tahun ini mengambil tema tanaman herbal.
Elpan dari Jaya Flora, yang antara lain menawarkan berbagai jenis tanaman hias kaktus sensivera, caladium, adenium, dan anggrek, termasuk sejumlah anggrek tanah, di gerai K55, berharap pameran ini bisa seramai tahun lalu.
Banteng Expo 2017 yang dibuka gratis mulai pukul 08.00 sampai pukul 20.00 WIB ini, juga memanjakan pencinta hewan dengan menawarkan berbagai hewan peliharaan mulai dari burung hingga reptil. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?