Suara.com - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan serah terima jabatan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat ke pelaksana tugas gubernur Jakarta akan dilaksanakan di sekitaran Rumah Susun Sederhana Sewa Pesakih Daan Mogot, Jakarta Barat, sore ini.
Pemilihan lokasi sertijab di area rusunawa Pesakih karena Ahok ada peluncuran program 'Polwanku, Sahabatku'. Program itu kerjasama Dinas Perhubungan Pemprov DKI (Unit Pengelola Bus Sekolah) dan Ditlantas Polda Metro Jaya dan peninjauan pembangunan Masjid Raya Daan Mogot.
"(Sertijab) Sore nanti. Serah terimanya di sana (area Rusunawa Pesakih). Nanti jam 5 lah di Masjid Daan Mogot. Sekalian di sana karena ada acara," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/3/2017).
Pemerintah Jakarta telah menyiapkan tempat acara yang juga sudah disiapkan untuk proses serah terima jabatan.
"Sudah disetting ada acara (sertijab), nanti supaya nggak bolak balik dua kali. Sudah direncanakan dari kemarin-kemarin," kata Saefullah.
Saefullah masih merahasiakan sosok Plt gubernur pengganti Ahok sementara.
"Nggak tahu (saya atau Sumarsono plt). Mungkin dari kemendagri kali, saya nggak tahu," katanya.
Ahok dan Djarot kembali akan menjalani cuti sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta karena mau mengikuti kampanye Pilkada Jakarta putaran kedua.
Kampanye putaran kedua akan berlangsung mulai besok, 7 Maret sampai dengan 15 April 2017. Ahok-Djarot akan berhadapan dengan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada pemungutan suara 19 April.
Baca Juga: Kemana Pendukung Agus, Survei: 35 Persen ke Anies, 10 Persen Ahok
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang