Suara.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un merilis video militernya menghancurkan kapal induk Amerika Serikat. Mereka mengancam akan menyerang AS dengan rudal berhulu ledak nuklir jika negara adi daya itu menembakkan sebutir peluru ke negaranya.
Cuplikan ini diposting pada Sabtu lalu oleh media lokal Korut. Di footage, tertulis militer Jong Un sangat menikmati menghancurkan fasilitas militer AS. Di videop itu, terlihat angkatan perang AS dan Korea Selatan di laut.
Video ini dipublish akun Uriminzokkiri di situs berbagi video YouTube. Ini bukan pertama kali situs ini menayangkan video propaganda Korut. Sebelumnya, pada 2013, situs ini mengunggah video hancurnya Washington DC dan New York akibat serangan rudal KOrut.
Video ini muncul tak lama setelah Kim Jong Un mengancam AS jika Presiden Donald Trump memuntahkan satu peluru ke wilayahnya. Sebelumnya, Korea Selatan mengecam tindakan Jong Un yang melakukan provokasi dengan uji coba senjata pelucur rudalnya baru-baru ini.
"Tentara DPRK (Korea Utara) akan menggunakan rudal Hwasong berhulu ledak nuklir untuk membela negara jika pasukan boneka Korea Selatan dan Amerika Serikat menyerang, bahkan jika mereka menembakkan satu peluru saja ke wilayah Korut," tulis Kemeterian Luar Negeri Korea Utara dalam pernyataan resminya. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total