Suara.com - Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum mengembalikan mobil Kepresidenan RI 1, meskipun dia sudah tidak lagi menjabat sebagai Kepala Negara.
"Satu mobil Kepresidenan dipinjamkan ke Presiden terdahulu (SBY), karena saat itu baru selesai serah terima beliau masih butuh mobil. Jadi dipinjamkan oleh negara," kata Kepala Sekretariat Kepresidenan, Darmansjah Djumala, Selasa (21/3/2017).
Mobil Kepresidenan yang dimaksud yakni Mercedes Benz S-600. Ketika serah terima jabatan Presiden kepada Joko Widodo pada tahun 2014 lalu, Yudhoyono mengaku masih membutuhkannya.
Beberapa pekan yang lalu, Ketua Umum Partai Demokrat itu berencana mengembalikan mobil milik negara tersebut. Saat ini, proses administrasi pengembalian mobil sedang diproses.
"Baru beberapa Minggu lalu sudah ada komitmen dari pihak beliau (SBY) mobil itu akan dikembalikan. Surat menyurat sedang diproses," ujar dia.
Hal ini kemudian mengingatkan pada peristiwa yang terjadi pada Sabtu (18/3/2017). Mobil Kepresidenan RI 1 yang digunakan Presiden Jokowi saat kunjungan kerja di Kalimantan Barat mogok di tengah perjalanan. Hal ini disinyalir karena usia mobil sudah tua, sedangkan mobil Kepresidenan yang usianya lebih muda masih dipinjam Yudhoyono.
"Mobil RI 1 dan RI 2 saat ini yang standby ada tujuh unit, tapi kategori mobil Presiden ada delapan. Yang satu dipinjam Presiden terdahulu," tutur dia.
Saat ditanya apakah ada dasar aturan yang membolehkan mantan Presiden tetap memakai mobil Kepresidenan, Djumala menjawab diplomatis.
"Tapi yang penting ada komit dari beliau akan kembalikan dalam waktu dekat," kata dia.
Djumala mengatakan setelah Yudhoyono mengembalikan mobil, nanti kondisinya tentu akan dicek.
"Sebagai mobil VVIP harus dilihat standard operasional, itu akan dilakukan," kata dia.
Berita Terkait
-
Tak Hanya Politis, Ini Alasan di Balik Kunjungan Jokowi ke Bumi NTT
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
Praperadilan Ditolak, Roy Suryo Tetap Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026