Suara.com - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh menyebut Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo adalah gubernur terbaik di Indonesia.
"Bapak Syahrul ini adalah gubernur terbaik di Indonesia," ungkap Surya Paloh di hadapan para tamu undangan pada acara Pelantikan Gardanita Partai Nasdem Sulsel yang berlangsung di Makassar, Sabtu.
Pujian Surya Paloh kepada Syahrul bukanlah yang pertama kali disampaikan. Hal yang sama juga diungkapkan Paloh dalam beberapa kesempatan yang berbeda.
Salah satunya Paloh memuji inovasi Syahrul saat Pelepasan Ekspor 31 Komoditi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.
Menurut Surya Paloh, sosok Syahrul patut diapresiasi karena mampu merealisasikan banyak hal dengan sangat jelas.
"Pak Syahrul juga mampu menciptakan sistem koordinasi yang baik antarinstansi di Sulsel sehingga mendukung pencapaian program yang maksimal," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya juga mengapreasiasi kehadiran Surya Paloh.
"Hadirnya Surya Paloh di Sulsel sebagai simbolik bahwa pemimpin partai harus menunjukkan bahwa negara harus dijaga dengan damai," kata Syahrul dalam sambutannya.
Kehadiran Surya Paloh dalam pelantikan Gardanita Partai Nasdem Sulsel dihadiri sekitar enam ribu simpatisan.
Sejumlah petinggi partai Nasdem terlihat hadir diantaranya anggota DPR RI dari dapil Sulsel Akbar Faisal, Malkan Amin, Ketua Partai Nasdem Sulsel Rusdi Masse dan jajaran pengurus partai Nasdem lainnya. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump
-
KPK Bongkar Peran Tim 8, Timses Bupati Pati Sudewo dalam Dugaan Pemerasan Caperdes
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada