Sandiaga Uno [suara.com/Welly Hidayat]
Tim pengacara calon wakil gubernur Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno tidak akan melaporkan balik Fransiska Fransiska Kumalawati Susilo yang mewakili Edward Soeryadjaja dan Djoni Hidayat mempolisikan Sandiaga dalam kasus dugaan penggelapan hasil penjualan tanah dan pemalsuan kwitansi di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten.
"Kami berprasangka baik aja jangan su'udzon," kata pengacara Agus Soetopo usai mendampingi Sandiaga diperiksa penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (31/3/2017).
Tim pengacara telah memberikan masukan kepada Sandiaga agar menghadapi perkara ini.
"Ya itu dia, tadi dari Pak Sandi kami dipesankan untuk berprasangka baik. Istilahnya, mereka yang berbuat, mereka yang tanggung jawab-lah," kata dia.
Agus mengatakan proses penjualan tanah aset PT. Japirex (saham sebagian dimiliki Sandiaga) telah diserahkan kepada tim likuidator. Tim tersebut diketuai Andreas Tjahyadi saat menjabat Direktur Utama Japirex. Jhony Hidayat yang merupakan pelapor Sandiaga juga menjadi anggota tim likuidator saat proses penjualan tanah itu.
Sandiaga, kata dia, selaku pemegang saham Japirex tidak pernah mengetahui hasil penjualan tanah dari laporan tim likuidator.
"Secara aliran aliran dana emang Pak Sandi juga belum menerima itu dan laporannya juga belum ada," kata dia.
Terkait kasus dugaan pemalsuan kwitansi, Agus mengatakan Sandaiga tidak mengetahui soal itu.
"Kami juga nggak tahu itu kwitansi yang mana. Itu kan harusnya dari tim likuidator yang lakukan penjualan itu," kata dia.
"Kami berprasangka baik aja jangan su'udzon," kata pengacara Agus Soetopo usai mendampingi Sandiaga diperiksa penyidik Polda Metro Jaya, Jumat (31/3/2017).
Tim pengacara telah memberikan masukan kepada Sandiaga agar menghadapi perkara ini.
"Ya itu dia, tadi dari Pak Sandi kami dipesankan untuk berprasangka baik. Istilahnya, mereka yang berbuat, mereka yang tanggung jawab-lah," kata dia.
Agus mengatakan proses penjualan tanah aset PT. Japirex (saham sebagian dimiliki Sandiaga) telah diserahkan kepada tim likuidator. Tim tersebut diketuai Andreas Tjahyadi saat menjabat Direktur Utama Japirex. Jhony Hidayat yang merupakan pelapor Sandiaga juga menjadi anggota tim likuidator saat proses penjualan tanah itu.
Sandiaga, kata dia, selaku pemegang saham Japirex tidak pernah mengetahui hasil penjualan tanah dari laporan tim likuidator.
"Secara aliran aliran dana emang Pak Sandi juga belum menerima itu dan laporannya juga belum ada," kata dia.
Terkait kasus dugaan pemalsuan kwitansi, Agus mengatakan Sandaiga tidak mengetahui soal itu.
"Kami juga nggak tahu itu kwitansi yang mana. Itu kan harusnya dari tim likuidator yang lakukan penjualan itu," kata dia.
Komentar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Musda Golkar Sumsel Dibuka Ketum Bahlil, Perebutan Kursi Ketua Mengarah ke Andie DInialdie?
-
8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen