Suara.com - Wilf Rusell dan sang istri Vera Rusell tampak hendak menegaskan bahwa kisah cinta sehidup semati tak lekang oleh waktu. Pun di zaman kiwari, ketika kisah cinta seperti itu banyak dianggap suatu omong kosong belaka.
Wilf dan Vera, seperti dilansir The Telegraph, Selasa (3/4/2017), adalah suami istri yang menikah 70 tahun silam, sama-sama menghembuskan nafas terakhir hanya selang beberapa menit, Rabu (29/3).
Wilf merupakan purnawirawan Royal Air Force (RAF; angkatan udara Inggris) yang banyak makan asam garam dalam medan pertempuan Perang Dunia II. Ia meninggal dalam usia 93 tahun di rumah perawatan,pukul 06.50 waktu setempat.
Sementara sang istri, Vera, dijemput malaikat kematian di Leicester Royal Infirmary selang empat menit setelah Wilf, atau pukul 06.54 waktu setempat.
Tahun 2016, Wilf dan Vera terpaksa dipisahkan karena si suami mengidap demensia dan harus dirawat di Magna Care Home di Wigston, Leicestershire.
Stephanie Welch, cucu mereka, mengungkapkan kesehatan sang nenek memburuk saat si kakek mulai tak mampu mengenalinya lantaran demensia.
“Nenek kami, Vera, meninggal tanpa tahu bahwa suaminya lebih dulu meninggal empat menit sebelumnya. Aku rasa Vera sebenarnya menunggu bertemu Wilf sebelum benar-benar pergi,” tutur Stephanie (44).
Vera sebenarnya tak mengidap penyakit berat. Tapi, begitulah cinta, kondisi Vera drop saat Wilf tak lagi mengenalinya akibat demensia. “Dia sakit karena patah hati,” tukas Stephanie.
Baca Juga: Azan Dijadikan Lagu Remix untuk 'Dugem', DJ Ini Dikecam
Ia menceritakan, kakek dan neneknya sudah bertunangan saat Wilf berusia 18 tahun dan Vera berumur 16 tahun.
Kisah kasih keduanya sempat terganggu oleh Adolf Hitler dan Benito Mussolini, dua diktator yang mengobarkan perang di seantero Benua Eropa, Afrika, dan juga Asia.
Wilf bergabung pada dinas ketentaraan untuk mengalahkan Hitler dan Mussolini, yang mengganggu ketentramannya memadu kasih bersama Vera.
Seusai perang, Wilf dan Vera menikah tanggal 5 September 1945.
“Aku menemani Vera saat ia akan menghembuskan nafas terakhir. Kalimat terakhir yang terucap dari bibirnya adalah tetap membicarakan Wilf kekasih sejatinya. ‘Kau tahu, kami adalah pasangan yang cocok bukan?’” tutur Stephanie menirukan perkataan Vera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno