News / Metropolitan
Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:19 WIB
Ilustrasi penangkapan pelaku kejahatan. [Antara]
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial SA di Pandeglang pada Rabu, 5 Agustus 2026.
  • SA ditangkap karena diduga melakukan pembunuhan dan mutilasi terhadap korbannya di Depok.
  • Warga menemukan jasad korban tanpa busana dalam karung di Pancoran Mas pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Suara.com - Polda Metro Jaya meringkus seorang pria berinisial SA, terduga pelaku pembunuhan yang memutilasi korbannya di Tanah Merah, Kapling Depkes, Pancoran Mas, Depok.

“Pelaku sudah ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Inisial SA,” kata Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra Kartika saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (5/8/2026).

Dimitri menyebut penangkapan terhadap SA, dilakukan di wilayah Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8) sekitar pukul 04.15 WIB.

Penangkapan dilakukan usai pelaku melarikan diri saat melakukan peristiwa tersebut.

Namun, saat ini polisi masih melakukan pendalaman antara SA dengan korban. Termasuk, menggali keberadaan potongan tubuh korban salah satunya kaki yang tidak berada di dalam karung.

“Masih pendalaman. Nanti diinfokan kembali,” ujar Dimitri.

Sebelumnya, penemuan jenazah korban mutilasi membuat geger warga Pancoran Mas, Depok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyebut jasad korban dibungkus menggunakan karung beras yang di dalamnya terbungkus plastik hitam.

"Jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam," kata Budi kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga: 3 WNI Korban TPPO Dipulangkan! Sempat Tergiur Iming-iming Gaji ART Rp7 Juta di Turki

Budi menerangkan, hasil pemeriksaan saksi disebut jasad korban baru diketahui saat karung beras yang membungkusnya hendak dibakar. Namun saat plastik karung mulai meleleh, tiba-tiba terdapat bagian tubuh manusia di dalamnya.

“Saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas," jelasnya.

Budi mengatakan aparat kepolisian yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan pemeriksaan awal, korban tidak mengenakan pakaian, tangan terikat serta kaki yang sudah hilang.

"Korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher," ujarnya.

Load More