Suara.com - Petugas Tim SAR Gabungan belum menemukan tambahan korban pada pencarian hari kelima di Desa Banaran, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu sore.
"Sampai dihentikannya sementara evakuasi korban, tidak ada korban yang ditemukan di tiga sektor pencarian," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Sumani, kepada wartawa di lokasi.
Di tiga sektor, masing-masing A, B dan C belum ditemukan satupun korban jiwa, kecuali hewan ternak kambing dan dua unit sepeda motor milik warga terdampak.
"Dua unit sepeda motor dalam kondisi sudah sangat rusak ditemukan di sektor A," ucapnya.
Hal senada disampaikan anggota Tim DVI Biddokkes Polda Jatim Aiptu Pudji Hardjanto yang mengaku hasil pencarian korban jiwa hari ini belum ditemukan satupun.
"Iya, hari ini belum ada penemuan korban lagi," ucap anggota Tim Forensik Universitas Airlangga Surabaya yang juga anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya tersebut.
Dengan demikian, dari lima hari proses pencarian (sejak hari pertama Sabtu, 1 April), masih ditemukan tiga korban masing-masing atas nama Katemi (70) dan cucunya bernama Iwan Danang Suwandi (27), serta Sunadi (47).
Jenazah Katemi dan Iwan ditemukan pada Minggu (2/4), sedangkan Sunadi pada Senin (3/4) pukul 14.15 WIB, yang selanjutnya jenazah ketiganya diidentifikasi Tim DVI Biddokkes Polda Jatim. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan