Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sangat yakin berpeluang terbesar untuk bisa menang di Pilkada Jakarta putaran kedua. Paling tidak ini baru keyakinan sementara Sandi.
"Sembilan hari terakhir ini sangat-sangat krusial. Perubahan cepat sekali terjadi. Kami melihat, angin momentum ada di belakang Anies-Sandi," kata Sandiaga di Cipinang, Jakarta Timur, Senin (10/4/ 2017).
Sebab itu, tugas terberat tim kampanye Anies Baswedan-Sandiaga sementara ini yaitu mempertahankan momentum agar tidak balik berpihak kepada rival, yakni pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.
"Kami tugasnya memelihara momentum tersebut dan menjaga agar situasi dan semua kampanye yang positif. Bukan kampanye yang memecah belah atau menebar ketakutan," ujar Sandiaga.
Ia melanjutkan, tugas semua tim Anies-Sandiaga menjaga suasana kondusif. Tidak emosional menyikapi isu-isu yang sekiranya menyerang pasangan nomor urut tiga.
"Kami ingin hadirkan kesejukan dalam kampanye-kampanye sembilan hari ke depan," kata Sandiaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat