Suara.com - Komunitas warga yang menamakan diri Forum Warga Jakarta Cinta Damai menyelenggarakan aksi damai untuk mendorong pilkada Jakarta periode 2017-2022 berlangsung damai.
"Kami mengajak warga Jakarta untuk tidak terpancing dan terprovokasi oleh isu-isu negatif. Kami mengimbau warga membebaskan pesta demokrasi ini dari rasa kebencian dan permusuhan," kata Koordinator Forum Warga Jakarta Cinta Damai Margianto di tengah acara car free day, Bundaran Hotel Indonesia, Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/4/2017).
Aksi ini untuk merespon situasi politik jelang pilkada yang semakin memanas, terutama semenjak dihembuskan isu agama. Pilkada diikuti dua pasangan calon, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan - Sandiaga Uno.
Sebagian warga yang tengah berolahraga di kawasan Bundaran HI turut bergabung dengan aksi damai dengan memberikan tanda tangan di atas spanduk.
Margianto mengajak warga berpikir cerdas menjelang pilkada. Warga jangan mau larut dalam permainan politik. Warga harus tetap rukun. Jangan hanya karena beda pilihan, lantas mengorbankan kebersamaan.
"Kami juga meminta aparat kepolisian menindak tegas segala pelanggaran-pelanggaran yang terjadi saat berlangsungnya proses kontestasi pilgub DKI," terang dia.
Margono juga mengajak warga pro aktif mengawal proses pilkada putaran kedua dengan melaporkan indikasi kecurangan, intimidasi, kekerasan, serta black campaign kepada bawaslu.
"Kami juga mengimbau pengguna media sosial lebih beretika dalam menyampaikan informasi-informasi terkait pilkada kepada publik," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Tim RIDO Laporkan KPU ke DKPP dan Minta Pemungutan Suara Ulang, Anies: No Comment!
-
Pilkada DKI: El Rumi Pilih Dharma-Kun, Soroti Masalah Kabel Listrik
-
Cak Lontong 'Ronda' Amankan Suara Pramono-Rano di Masa Tenang Pilkada
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender