Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meyakini jagoannya dalam Pilkada Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Sebab, secara perlahan suara Anies-Sandiaga mengungguli suara rivalnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat.
"Ya tidak boleh jumawa, hanya kita sudah bisa merasakan arus angin. Arus angin dukungan rakyat ya," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (19/4/2017).
Setelah ada pengumuman pemenang Pilkada kali ini, Prabowo meminta supaya seluruh pihak untuk saling merangkul, khususnya ketika Anies-Sandi menang. Sehingga, tidak ada perpecahan yang terjadi pascaperhelatan pesta demokrasi ini.
"Oh iya, jelas. Kita rangkul semua pihak. Kita ini anak bangsa. Anak-anak Indonesia, kita di satu kapal, kita harus bersatu, rukun, kita harus bersatu semua agama, suku, itu komitmen saya jelas itu," kata Mantan Calon Presiden 2014.
Prabowo berharap Pilkada Jakarta kali ini berjalan dengan adil dan jujur, serta aman. Meski dia menyayangkan adanya pembagian sembako menjelang pencoblosan kemarin.
"Kemarin kita lihat, upaya pelanggaran sembako dibagi di hari tenang, tapi yaudahlah, saya katakan, rakyat kita tidak bodoh, dan sejarah manusia mengatakan, semua rakyat tidak bisa selalu ditindas, atau suatu bangsa sebesar Indonesia mau dibeli dengan sembako dan uang," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat