Suara.com - Calon gubernur Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan hal yang paling berkesan selama menjalani masa ketika kampanye di Bukit Duri, Jakarta Selatan. Dia ingat Ibu Saidah tidak ragu-ragu melepaskan kain gendongan anaknya dan dikalungkan kepada Anies.
"Bu Saidah bilang, tolong simpan kain ini pak. Gedonglah semua anak-anak di Jakarta. Bayangkan, kain gendongan anaknya dilepas dan dititipkan kepada saya," kata Anies di Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat (21/4/2017).
Bagi pasangan Sandiaga Uno pesan Ibu Saidah bukanlah pesan biasa. Pesan itu mengandung makna mendalam.
"Apa yang disampaikan Ibu Saidah itu bukan aspirasi kecil, itu aspirasi makro, dalam. Dan saya saat itu, saya pegang, saya simpan, dan saya berjanji pada diri sendiri. Bahwa ini bukan sekedar pesan seorang ibu biasa. Ini permintaan ibu yang barangkali mewakili jutaan ibu-ibu di Jakarta. Kami akan menggendong anak-anak ini," tutur Anies.
Kain tersebut hingga sekarang masih disimpan Anies. Anies berjanji untuk selalu mengingat pesan Ibu Saidah.
"Hari Rabu kemarin orang-orang memilih kami. Dan kami sudah berjanji. Karena itu program-program yang kami janjikan akan kami tepati," kata Anies.
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan