Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid optimis Anies Baswedan dan Sandiaga Uno bakal menutup Hotel Alexis di Jakarta Utara setelah dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.
"(Janji) penutupan Alexis akan tetap dicatat dan tentu akan dilaksankan pada waktu yang tepat," kata Sodik dihubungi Suara.com, Jakarta, Minggu (23/4/2014).
Sodik lantas membandingkan masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurut dia, Ahok tak berani menutup hotel yang disebut-sebut sebagai sarang prostitusi kelas menengah ke atas itu.
"Jika memang hasil kajian Gubernur dan Wakil Gubernur nanti penutupan Alexis sangat bermanfaat bagi Jakarta, saya pikir posisi Anies kepada Alexis beda dengan posisi Ahok. Maka bisa jadi Anies lebih independen untuk menutup dan saya yakin Anies dan Sandi yang backgroud pengusaha punya cara cerdas dan bijak jika harus menutupnya," ujarnya menuturkan.
Wakil Ketua Komisi VIII ini juga memastikan mendukung kebijakan Anies-Sandi itu dari DPR. Harapannya, kebijakan tersebut bisa membantu menjaga generasi masa depan penerus bangsa.
"Komisi VIII tentu mendukung setiap program dalam bentuk apapun dari siapapun yang akan memperkuat jati diri dan menjaga moral bangsa terutama untuk masa depan generasi penerus bangsa," katanya.
Kendati begitu, Sodik belum bisa memastikan kapan penutupan Alexis bakal dilakukan. Sebab, usai dilantik nanti, Anies dan Sandi akan lebih dulu fokus dengan program menyejahterakan warga DKI.
"Anies dan Sandi membawa beberapa program utama seperti tagline-nya 'maju kotanya, bahagia warganya'. Kemudian, Anies-Sandi juga akan fokus dan prioritas kepada program utama, yakni keadilan dan kesejahteraan warga, terutama warga miskin Jakarta," kata dia.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil real count KPU DKI, perolehan suara Anies-Sandi mengungguli perolehan suara rivalnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, Ahok-Djarot Saiful Hidayat.
Baca Juga: Tiga WNI Dideportasi Turki, Dicurigai Mau Gabung ISIS
Dengan demikian, Anies-Sandi akan ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 5 Mei 2017. Kemudian, pasangan ini akan diresmikan dalam pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur pada Oktober 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'