Polisi turut mengamankan seorang pria berinisal EK lantaran dianggap terlibat dalam tawuran antara warga Budi Asih dan warga Batalyon Siliwangi di Jalan Raya Dewi Sartika, Kramatjati, Jakarta Timur. EK diamankan bersama F (18), tersangka yang membacok kepala John Albert Daniel Tengker (16) dengan menggunakan celurit.
"Iya sudah, kami amankan juga pelaku inisialnya EK," kata Kapolsek Kramatjati Komisiaris Polisi Supoyo kepada Suara.com, Rabu (26/4/2017).
Polisi menangkap keduanya saat bersembunyi di kawasan Jatinegara, Jaktim, Selasa (25/4/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.
"Iya memang lagi bersama F, sedang bersembunyi," kata Sutopo
Menurutnya, saat ini EK masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Polres Metro Jakarta Timur. Dia juga belum bisa menjelaskan peran F dalam kasus tawuran antar kampung tersebut. Namun, kuat dugaan pelaku yang diamankan bersama F terlibat pembacokan terhadap Albert.
"Baru kami kembangkan. Tapi kalau yang F itu sudah jelas pelakunya. Mudah-mudahan nanti bisa jadi tersangka juga. Iya potensial (tersangka)," kata dia.
Dalam tawuran antar warga itu tidak sampai menelan korban jiwa. Namun akibat tawuran tersebut, Albert mengalami luka serius di kepala akibat terkena bacokan celurit lawan. Celurit baru bisa dicabut setelah korban mendapat perawatan dokter RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
Untuk diketahui, daerah tersebut selama ini memang dikenal kerap menjadi terjadi tawuran antar pemuda. Tawuran sering dipicu masalah sepele, seperti yang terakhir terjadi, diduga gara-gara ledakan petasan.
Baca Juga: Pemuda yang Tancapkan Celurit ke Kepala Albert Diringkus
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk