Suara.com - Pemerintah tampak serius ingin membubarkan organisasi-organisasi yang secara statuta maupun aktivitasnya dinilai anti-Pancasila, terutama Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Bahkan, mengenai HTI, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan tinggal menunggu waktu untuk membubarkan ormas tersebut.
"Tunggu saja tanggal mainnya," ungkap Tjahjo, Kamis (4/5/2017).
Kekinian, kata dia, HTI tengah dalam penanganan terpadu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.
Ia memastikan, kalau bukti dan fakta gerakan HTI anti-Pancasila dan berpropaganda mengganti sistem kenegaraan dari republikan ke khilafah sudah didapat, tidak menutup kemungkinan ormas itu segera dibubarkan.
"Kalau jelas fakta dan buktinya (bisa dibubarkan). Semua sudah marah lho, semua sudah minta segera ditertibkan," tukasnya.
Tjahjo juga menuturkan, pemerintah sudah tak mau berdialog dengan HTI. Sebab, dialog tersebut sudah pernah dilakukan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
"Cukup bertemu menteri agama saja. Sesudahnya, tidak lagi ada dialog lanjutan,” tandasnya.
Baca Juga: Kejutan Ahok, Usai Jadi Gubernur Ingin Jadi Presenter 'Ahok Show'
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat