Aparat Polres Metro Jakarta Timur tetap mengizinkan wanita yang menjadi pendukung terpidana penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyampaikan aspirasi di depan Rumah Tahanan Kelas I Cipinang.
"Yang penting mereka menyampaikan aspirasi secara tertib," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Polisi Andry Wibowo di Jakarta, Selasa (9/5/2017).
Andry mengatakan para wanita yang menjadi pendukung Ahok itu telah menyepakati batas waktu untuk menyampaikan aspirasi.
Andry menyatakan aparat Polres Metro Jakarta Timur akan bersiaga mengamankan aksi para pendukung Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Polisi perwira menengah itu menambahkan pihaknya akan melayani massa pro Ahok secara persuasif dengan mengedepankan dialog.
Sebelumnya, sejumlah pendukung Ahok berkumpul di depan Rutan Cipinang hingga menutup Jalan Bekasi Raya usai majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis dua tahun penjara terhadap Gubernur DKI Jakarta itu.
Massa meminta Ahok dibebaskan karena menganggap vonis majelis hakim kontroversial.
Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Sutimin mengimbau pengendara menghindari Jalan Bekasi Timur Raya lantaran dipenuhi massa pro Ahok.
Baca Juga: Ahok Dibui 2 Tahun, Vicky Nitinegoro: Kinerja Dia Bagus
Sutimin menyebutkan petugas mengalihkan arus kendaraan ke pertigaan Jalan Cipinang Jaya melalui Perumahan Pondok Cipinang Elok.
Akibat aksi massa pendukung Ahok itu terjadi kemacetan lalu lintas karena laju kendaraan berkurang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!