Suara.com - Kepolisian Metro Jakarta Timur tidak akan membubarkan massa pendukung Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di depan rumah tahanan Cipinang, Jalan Bekasi Timur, Jakarta Timur, Selasa (9/5/2017).
Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Andry Wibowo mengatakan, masih ragu membubarkan paksa massa karena mayoritas pesertanya adalah perempuan.
"Struktur massanya 80 persen adalah ibu-ibu. Jadi dari sisi ini menjadi pertimbangan kami," kata Andry di depan Rutan Cipinang.
Meski demikian, lanjut Andry, pihaknya terus melakukan upaya persuasif dengan pimpinan aksi agar mereka pulang ke rumah masing-masing.
"Tapi aksi persuasif terus kami kedepankan. Kami melakukan pendekatan dengan simpul-simpul massa yang kita kenal secara pribadi," ujar Andry.
Berdasarkan pantauan suara.com massa aksi masih berkumpul di posisi semula. Sedikit pun dari mereka tidak memberikan tanda-tanda akan bubarkan diri. Para orator terus berorasi menyemangati massa aksi.
"Kami akan menginap di sini. Kami tidak akan pulang sebelum Pak Ahok dibawa ke sini untuk menemui kita. Perjuangan kita akan terus berlanjut," kata orator.
Untuk diketahui, Selasa siang, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis dua tahun penjara dan perintah penahanan terhadap Ahok atas kasus penistaan agama, di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan. Ahok kekinian sudah resmi ditahan di Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.
Baca Juga: Jokowi Ingin PLBN Skouw Dongkrak Ekonomi Jayapura
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
-
Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong