Politisi berhaluan liberal Moon Jae-in secara meyakinkan berhasil memenangkan pemilihan Presiden Korea Selatan pada hari Selasa (9/5/2017). Kemenangan Moon tercermin dianggap sebagai kemenangan yang diharapkan bisa mengakhiri hampir satu dekade pemerintahan konservatif di Korea Selatan.
Selain itu, kemenangan Moon diharapkan membawa perdamaian di Semenanjung Korea. Moon dikenal sebagai politisi yang mengusung pendekatan yang lebih persuasif dalam mengatasi ketegangan dengan Korea Utara.
Kemenangan Moon mengakhiri periode kekacauan politik selama berbulan-bulan yang terjadi di Korea Selatan. Kekacauan terjadi setelah parlemen Korsel memberhentikan Presiden Korsel sebelumnya, Park Geun-hye dalam skandal korupsi yang luas. Park kemudian diadili oleh pengadilan pada bulan Maret.
Park menjadi pemimpin demokratis pertama yang terpilih di Korea Selatan namun dipecat dari jabatannya. Pemecatan Park pemilu presiden Korsel terpaksa dipercepat dari yang seharusnya.
Moon sendiri segera menyampaikan pidato kemenangan pertamanya. "Saya akan membuat negara yang adil dan adil. Saya akan menjadi presiden yang juga melayani semua orang yang tidak mendukung saya," katanya kepada kerumunan orang yang berkumpul pada tengah malam, Selasa (9/5/2017).
Menurut penghitungan Komisi Pemilihan Umum Korsel, Moon meraih kemenangan dengan 48 persen suara. Adapun penantang konservatif sekaligus mantan jaksa Hong Joon-pyo berada di posisi kedua 26,3 persen. Diikuti oleh kandidat sentris Ahn Cheol-soo dengan 21,3 persen. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Kasatgas PRR: Rehabilitasi Pascabencana Tetap Prioritas, Kehadiran Presiden Jadi Bukti
-
Mengejutkan! Istri Noel Bocorkan Gus Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Malam Takbiran?
-
Silaturahmi Lebaran di Istana, Prabowo Sambut Hangat Kunjungan SBY dan Keluarga
-
Iran Tembak Rudal Balistik ke Diego Garcia, Pangkalan Pesawat Pengebom Amerika di Samudra Hindia
-
Tahun Ini Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi dan Hapus Batasan Tahun Kelulusan
-
Kisah Haru Driver Ojol dan Tunanetra yang Akhirnya Bisa Masuk Istana di Momen Lebaran Presiden
-
Mata Membesar dan Senyum Hilang PM Jepang Saat Donald Trump Ngoceh Soal Pearl Harbor
-
Terbongkar! Isi Obrolan 2 Jam Prabowo dan Megawati di Istana, Singgung Geopolitik Global?
-
Puan Maharani Beri Sinyal Pertemuan Susulan Megawati-Prabowo: Insyaallah Secepatnya!
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya