Suara.com - Kementerian Dalam Negeri Rusia mengakui beberapa komputernya diserang virus. Serangan itu bagian dari serangan virus komputer milik negara di Rusia.
Juru bicara Kemendagri Rusia, Irina Volk mengatakan pihaknya telah menangani virus yang menyerang komputer pribadi menteri itu.
"Virus telah dilokalisasi. Pekerjaan teknis sedang melakukan penghancuran dan memperbarui sarana perlindungan virus," katanya.
Volk menambahkan bahwa sekitar 1.000 komputer atau kurang dari satu persen dari jumlah komputer mereka, telah terpengaruh.
Seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan serangan tersebut tidak menyebabkan kebocoran informasi.
Pernyataan kementerian tersebut muncul saat meningkatnya jumlah serangan cyber yang dilaporkan terjadi di seluruh dunia, termasuk di antara puluhan rumah sakit Inggris.
Operator telekomunikasi Rusia MegaFon juga telah menjadi korban serangan cyber, Jumat (12/5/2017) yang mengganggu pekerjaan call center-nya.
"Kami perlu mematikan sebagian jaringan secara internal sehingga virus tidak menyebar," kantor berita RIA Novosti mengutip direktur hubungan masyarakat MegaFon Pyotr Lidov. (AFP)
Baca Juga: Situs DKI Jakarta Diretas, Hacker Tagih Janji DP Rumah 0 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Buku The Broken String Angkat Isu Child Grooming, Kemen PPPA: Ancaman Nyata bagi Anak
-
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Bidang Sosial dan Humaniora di Istana, Apa Tujuannya?
-
Hari Ini Hujan Sedang Diperkirakan Mengepung Jakarta
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'