Suara.com - Polisi membubarkan massa aksi yang menyalakan lilin di lapangan Gasibu, Kota Bandung, Sabtu (13/5/2017) malam. Aksi itu dibubarkan karena dianggap melebihi waktu berunjuk rasa yang ditentukan.
"Surat izin ada, tapi hingga pukul 18.00 WIB. Karena melewati batas, jadi polisi mengimbau untuk pulang," ujar Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Hendro Pandowo di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu.
Sebelumnya, ribuan massa melakukan aksi jalan kaki dari Taman Musik ke Gedung Sate, Jalan Diponegoro, untuk menyalakan lilin dan menyuarakan pesan-pesan perdamaian dan persatuan.
Sekitar pukul 18.00 WIB, sebagian massa membubarkan diri. Namun, sebagian lainnya tetap bertahan dan melanjutkan aksi.
Karenanya, polisi terpaksa membubarkan massa. Melalui pengeras suara, polisi terus berupaya secara persuasif meminta massa untuk bubar, namun massa bergeming.
Polisi bertahan tak melakukan upaya represif. Mereka terus meminta massa membubarkan diri secara tertib. Akhirnya, sekitar pukul 20.15 WIB, massa bubar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi