Suara.com - Emmanuel Macron dilantik sebagai Presiden Prancis termuda hari ini, Minggu (14/5/2017). Dalam pelantikannya, Macrone mengatakan akan meberikan harapan baru bagi Prancis dan akan kembali mengibarkan Uni Eropa.
Macron mengambil alih jabatan sebagai orang nomor satu Prancis setelah mengalahkan Marine La Pen dalam Piplres belum lama ini.
Setelah disambut eks Presiden Francais Holande di Alysse Palace, keduanya melakukan pertemuan tertutup. Dalam pertemuan tersebut, Macron dikabarkan langsung diberikan kode aktivasi untuk meluncurkan senjata nuklir.
Setelah rapat tertutup, Macrone yang pernah menjabat sebagai Menteri Ekonomi dan penasihat presiden di era Hollande kemudian dikenalkan kepada staf pembantunya. Setelah itu, Macron kemudian disahkan sebagai pemimpin baru Prancis oleh Laurent Fabius, Kepala Dewan Konstitusi Prancis.
"Sebagai pemimpin satu negara, Anda adalah pemimpin waktu, pemimpin negara ini. Setelah terpilih, sekarang Anda berada di atas semua orang,"kata Laurent dalam pidatonya seperti dikutip AFP.
"Dunia dan Eropa, membutuhkan Prancis lebih dari sebelumnya, mereka butuh prancis yang kuat dengan naluri dan takdirnya," lanjutnya.
Di awal masa jabatannya, Macron rencananya akan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di Berlin, Senin (15/5/2017) mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara