Suara.com - Tim Piala Sudirman Indonesia bertolak ke Gold Coast, Australia, untuk mengikuti kejuaraan beregu campuran tersebut yang berlangsung 21-28 Mei 2017.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com., tim yang dipimpin Achmad Budiharto, selaku Chef de Mission, berangkat tepat pukul 19.00, Rabu (17/5/2017), dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Rombongan tim yang akan berjuang merebut kembali supremasi Piala Sudirman ke tanah air ini berjumlah 37 orang. Terdiri dari 20 atlet, 5 pelatih, 2 pelatih fisik dan 10 ofisial.
"Tim Sudirman akan segera berangkat dan akan berjuang untuk kejayaan bulutangkis Indonesia. Saya sebagai pimpinan rombongan, dengan segala kerendahan hati mohon dukungan dan doa restu kepada masyarakat agar tugas yang kami emban bisa kami jalankan dengan sukses," ujar Budi.
Hal itu diamini juga oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti, yang di Piala Sudirman kali ini dipercaya sebagai manajer tim.
"Untuk masyarakat Indonesia, kami minta doa dan dukungan agar tim Indonesia bisa mencapai prestasi yang tertinggi. Walau targetnya hanya semifinal, tapi kami tetap positif ingin memberikan yang terbaik untuk negeri ini," kata Susy.
Susy sendiri adalah bagian dari tim Indonesia saat memenangkan Piala Sudirman tahun 1989. Sehingga diharapkan, pengalamannya 27 tahun silam mampu dibagi untuk memberikan motivasi kepada tim saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan