Suara.com - Pelatih pelatnas bulutangkis PBSI tunggal putri Indonesia, Minarti Timur, berharap ada pembuktian dari para wakil Tanah Air di sektor ini pada kejuaraan beregu campuran Piala Sudirman 21-28 Mei mendatang.
"Saya dan tim selalu berpesan pada anak-anak agar siapapun yang diturunkan harus berusaha mencetak poin apapun yang orang anggap, kita 'under dog' lah, gak diunggulkan lah yang penting mati-matian," kata Minarti di Jakarta, Selasa (16/5/2017).
Hal tersebut diungkapkan Minarti untuk mengomentari mengenai sektor tunggal putri yang dinilai tidak begitu diunggulkan dengan kurangnya prestasi dari sektor ini.
Yang terpenting, lanjut dia, ada keberanian dulu untuk mengadu kemampuan dan jangan kalah sebelum bertanding.
"Urusan menang dan kalah urusan nanti, yang penting berani dulu, karena semua hasil latihan akan percuma jika kita tidak ada keberanian itu," ujar dia.
Pada turnamen Piala Sudirman yang tahun ini diselenggarakan di Gold Coast, Australia, Indonesia tergabung di Grup 1D bersama India dan Denmark.
"Persiapan kami sudah siap tempur, di sana nanti tinggal menjaga kondisi, mempelajari kekuatan lawan dan cara mengatasinya," kata Minarti.
Minarti menilai persaingan tunggal putri di Piala Sudirman akan ketat sejak fase grup, terutama dengan tim India yang akan menurunkan pemain peringkat empat dunia Pusarla V. Sindhu yang merupakan peraih perak Olimpiade.
"Jika melihat peringkat, India lebih berat dari Denmark dengan adanya Sindhu, namun kami juga harus mewaspadai pemain-pemain Denmark seperti Line Kjaersfeldt. Walau demikian dengan modal persiapan maksimal saya harap semua bisa tampil maksimal, namanya pertandingan siapa tahu kita bisa mencuri poin dari keduanya, tidak ada yang mustahil yang penting berani diadu dulu," jelasnya. (Antara)
Baca Juga: Reses, DPR Tidak Hadir Uji Materi Larangan Pemakaian Tanah di MK
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps