Suara.com - Jorge Lorenzo tidak ingin putus harapan pada balapan seri kelima MotoGP di Sirkuit Le Mans, Prancis, hari ini Minggu (21/5/2017). Meski harus start di posisi 16, Lorenzo tetap optimis bisa meraih hasil finis yang baik.
Pebalap Ducati ini harus mengawali lomba dari baris keenam setelah hanya membukukan waktu terbaik 1 menit 32,830 detik. Dia terpaut hampir satu detik dari peraih pole position, Maverick Vinales, dari tim Movistar Yamaha.
"Di kualifikasi 1 (Q1) kita melihat banyak pebalap yang benar-benar cepat, dan terlepas dari kenyataan saya bisa mencatat waktu yang bagus, kami gagal lolos ke Q2," kata Lorenzo, dikutip dari situs resmi MotoGP.
"Sayang sekali memang karena saya begitu yakin seandainya masih memiliki 15 menit lagi saya bisa mempertajam waktu saya 0,3 atau 0,4 detik, dan saya pikir posisi asli saya di kondisi keras adalah berada di delapan besar teratas," lanjutnya.
Lorenzo menambahkan, dirinya akan fokus pada sesi warm-up lap yang digelar Minggu pagi waktu setempat untuk meningkatkan setelan motor.
"Kini satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah menggunakan sesi warm-up untuk meningkatkan setelan pada motor, kemudian mencoba memperbaiki posisi pada balapan," tandas Lorenzo.
Lorenzo sendiri bukan tanpa kenangan manis di Le Mans. Tercatat, juara dunia lima kali itu enam kali memenangi balapan di lintasan sepanjang 4,273 km; lima di kelas MotoGP dan satu kali di kelas Moto2.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!