Suara.com - Suasana Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, yang diguncang ledakan bom semalam, pada Kamis (25/5/2017) pagi, terlihat ramai oleh warga.
Tampak lokasi ledakan menjadi arena tontonan warga. Bukan hanya warga di sekitar Kampung Melayu, masyarakat di luar wilayah tersebut juga banyak yang berduyun-duyun datang melihat lokasi ledakan.
Salah satunya Ronald (32), warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dia mengatakan, sengaja datang melihat lokasi kejadian lantaran juga ada waktu mengingat hari ini libur nasional menyambut Kenaikan Isa Almasih.
"Iya saya mau lihat mas (lokasi kejadian). Pas banget hari libur kerja juga," kata Ronald saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).
Hal senada juga diutarakan Rendi (37). Warga Menteng, Jakarta Pusat, ini mengaku penasaran dengan lokasi ledakan bom yang menewaskan lima orang dan melukai 10 orang.
"Saya lihat semalam hanya di televisi mas, kelihatannya serem banget, ada tubuh-tubuh manusia yang hancur, makanya saya mau lihat ke sini mas. Mau tahu langsung," ujarnya.
Pantauan Suara.com, lokasi ledakan bom masih disterilkan polisi. Warga yang ingin melihat lokasi kejadian diberi jarak sampai sekitar 30 meter.
Terlihat, sejumlah petugas Brimob berpakaian lengkap rompi anti peluru dan senjata laras panjang berjaga-jaga di TKP.
Sementara, halte bus TransJakarta Kampung Melayu yang terkena dampak ledakan masih belum beroperasi.
Baca Juga: Teror Bom Kampung Melayu, Jokowi Serukan Tetap Jaga Persatuan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun