Anggota polisi berjaga di RS Polri Kramatjati (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)
Presiden Joko Widodo dikabarkan akan menemui korban luka akibat dua ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017), yang dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Kamis (25/5/2017).
Tanda-tanda kedatangan Presiden, area sekitar Rumah Sakit Polri disterilkan. Sejumlah anggota pasukan pengamanan presiden terlihat mengawasi kawasan ini.
Belum dapat dipastikan jam berapa Presiden datang ke sana.
"Katanya mau datang, kami antisipasi saja. Jadwal beliau kan bisa berubah-ubah kapan saja," kata salah satu petugas kepolisian di RS Polri.
Saat ini, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan berada di rumah sakit tersebut. Dia datang sekitar jam 14.20 WIB.
Kabarnya, Presiden juga akan meninjau tempat kejadian perkara siang ini. Di lokasi tersebut, sekarang juga sudah dijaga ketat.
Bom bunuh diri menewaskan lima orang yang terdiri dari tiga anggota polisi yang sedang bertugas dan dua warga yang diduga pelaku. Dua ledakan bom bunuh diri juga melukai sebelas orang yang terdiri dari anam anggota polisi dan lima warga sipil.
Tanda-tanda kedatangan Presiden, area sekitar Rumah Sakit Polri disterilkan. Sejumlah anggota pasukan pengamanan presiden terlihat mengawasi kawasan ini.
Belum dapat dipastikan jam berapa Presiden datang ke sana.
"Katanya mau datang, kami antisipasi saja. Jadwal beliau kan bisa berubah-ubah kapan saja," kata salah satu petugas kepolisian di RS Polri.
Saat ini, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan berada di rumah sakit tersebut. Dia datang sekitar jam 14.20 WIB.
Kabarnya, Presiden juga akan meninjau tempat kejadian perkara siang ini. Di lokasi tersebut, sekarang juga sudah dijaga ketat.
Bom bunuh diri menewaskan lima orang yang terdiri dari tiga anggota polisi yang sedang bertugas dan dua warga yang diduga pelaku. Dua ledakan bom bunuh diri juga melukai sebelas orang yang terdiri dari anam anggota polisi dan lima warga sipil.
Tag
Komentar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu