Suara.com - Di tengah trending topic tagar #SayaIndonesiaSayaPancasila sebagai simbol semangat bangsa ini memperingati Hari Lahir Pancasila, Kamis (1/6/2017), musikus Ahmad Dhani membuat cuitan yang menjadi perhatian followers-nya di Twitter.
"TANCAP KAN JIWA PANCASILA DI JANTUNG MU, DI DADA MU,DI HATI MU ... Bukan di ProfilePicture. ADP," tulis @AHMADDHANIPRAST.
Sejak kemarin, Ahmad Dhani memang menyoroti gelora semangat peringatan Hari Lahir Pancasila.
Kemarin, dia menulis tweet yang juga tidak kalah menarik buat followers-nya.
"BAGI MEREKA YG BELUM JELAS JIWA PANCASILA NYA SEGERA PASANG PP SAYA INDONESIA SAYA PANCASILA. ADP," tulis Ahmad Dhani.
Cuitan Ahmad Dhani yang terakhir mendapatkan beragam komentar dari netizen. Sebagian netizen mengapresiasinya.
"Manstab Mas Dhan..dari lahir gw udah pancasila,dari lahir gw dah cinta NKRI gak kek sipit2 yg ngabur ke singapur klo ad bom," tulis netizen.
Sebagian netizen menyindir pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang disebutnya sebagai sok nasionalis.
"Pas banget kata2mu utk Ahoker yg sok nasionalis,Ahoker memang tolol sejak lahir," tulis netizen.
Tapi tak semua netizen memuji cuitan Ahmad Dhani. Sebagian bersikap kontra dan mempertanyakan apa yang salah kalau warganet memasang foto profil dan tanda #SayaIndonesiaSayaPancasila.
"Emang salah apa make foto profil Indonesia?" tulis netizen.
Sebagian netizen tidak sepakat dengan kicauan Ahmad Dhani dan menyerangnya.
"Ngilu hatimu bisa merusak jantungmu,hati2 bisa kena stroke..." tulis netizen.
Netizen lain meminta Ahmad Dhani untuk memahami lagi cuitan Ahmad Dhani yang kemarin tentang jiwa Pancasila.
"Mending lo liat tweet lo sblmnya, adakah jiwa pancasila yg lo tancap itu? Bullshit," tulis netizen.
Sebagian netizen menyindir Ahmad Dhani yang sekarang ini status hukumnya tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden.
"Ooo, iya, baru inget. ini orang yg menghina pak presiden ya. Hampir lupa aku," tulis netizen.
Netizen yang kontra umumnya mengejek Ahmad Dhani habis-habisan dengan mengait-ngaitkan kasusnya maupun rumah tangganya.
Berita Terkait
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Sila Kelima Pancasila: Mengapa Keadilan Masih Terasa Begitu Jauh dari Jangkauan?
-
Euforia AI Instansi Negara: Cermin Kemalasan atau Modus Pangkas Anggaran?
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan