Suara.com - Tokoh marinir Mayor Jenderal TNI Mar (Purn) Buyung Lalana yang akrab disapa Kang Lana menyatakan siap maju meramaikan bursa kandidat calon kepala daerah pada pemilihan Gubernur-Wagub Jawa Barat periode 2018-2023.
"Nurani saya, secara lahir dan batin, Insya Allah saya siap untuk maju dan memimpin Jawa Barat. Kalau ada jalannya dan saya diberikan amanah, maka saya siap menjalani itu," kata Buyung Lalana, di Bandung, Minggu (4/6/2017)malam dikutip dari Antara.
Dia menuturkan alasan dirinya maju karena ingin mewujudkan Provinsi Jawa Barat menjadi lebih tertata secara wajah, langkah dan wilayah.
"Saya ingin Jawa Barat itu tertata, mungkin sekarang juga sudah tertata, tapi saya ingin daerah ini tertata wajah, tertata langkah tertata secara wilayah. Itu tiga visi saya dan dari visi itu bisa diuraikan ke misi-misi," kata pria yang mendapatkan julukan "Jenderal Terumbu Karang" ini.
Selain itu, dirinya juga ingin mengembalikan kearifan lokal masyarakat Jawa Barat yang terkenal dengan ciri ramah terhadap siapa pun.
"Karakter orang Jawa Barat, orang sunda itu someah (ramah), silih asih silih asuh, gotong royong. Kita ingin identitasnya kembali. Tata wajah itu lebih ke kearifan lokalnya. Masyarakat Bali contohnya, mereka sangat menjunjung tinggi kearifan lokalnya," kata dia.
Dengan pengalamannya di dunia marinir dan alasan tersebut dirinya yakin untuk melangkah meramaikan bursa kandidat calon kepala daerah Jawa Barat 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia