Suara.com - Jumlah pemudik yang akan menggunakan bus Antar Kota Antar Provinsi atau AKAP tahun ini diprediksi mengalami penurunan yang drastis. Hal tersebut terjadi di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Salah penjual penjual tiket bus AKAP, Mulyadi Santoso mengatakan penurunan penjualan tiket untuk mudik lebaran sebenarnya sudah terjadi sejak dua tahun belakangan terakhir.
"Kalau lihat perkembangannya sih tahun ini bakal turun 25 persenan lah (pejualan tiketnya). Tahun lalu 15 persen. Biasanya seminggu sebelum puasa banyak yang beli tiket, ini masih sepi aja," kata Mulyadi saat berbincang dengan suara.com di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (6/6/2017).
Mulyadi menduga penurunan penjualan tiket bus pada saat mudik Lebaran ini lantaran banyak pemudik yang beralih ke mobil pribadi atau mobil sewaan. Selain dianggap lebih murah, dengan mobil bisa lebih fleksibel.
"Kan kalau mobil, satu mobil aja bisa langsung mengangkut enam orang. Jadi kan lebih irit juga untuk konsumen. Selain itu juga, banyak promo-promo tiket pesawat murah segala macam. Orang pasti lebih pilih pesawat juga daripada kena macet naik bis," ujarnya.
Mulyadi mengatakan, untuk harga tiket bus saat ini berada dikisaran Rp130 ribu sampai Rp160 ribu untuk kelas ekonomi. Sedangkan untuk kelas VIP berada dikisaran Rp230 ribu sampai Rp250 ribu.
Mulyadi memperkirakan harga timet bus ini akan mengalami kenaikan pada H-10 lebaran kenaikan tersebut dikisaran 25 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana