Suara.com - Valentino Rossi dinilai tidak pantas berada di peringkat keempat pada balapan seri keenam MotoGP Italia di Sirkut Mugello, Minggu (4/6/2017) lalu.
Pebalap Movistar Yamaha itu dinilai lebih pantas berada di podium. Hal ini mengingat perjuangannya yang membalap dalam kondisi yang tak 100 persen fit.
"Mengetahui kondisi Valentino saat datang ke balapan ini, dia membalap dengan sangat luar biasa," kata Direktur Tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli, dikutip dari situs resmi tim.
"Dia berada di batas kemampuan fisiknya, jadi peringkat keempat yang didapatnya merupakan prestasi besar," lanjut Meregalli.
"Tapi, dalam pandangan saya dia berhak naik podium, menimbang usaha yang dia lakukan," tambahnya.
Rossi sebelumnya memang sempat diragukan bisa tampil di Mugello. Situasi ini menyusul rasa sakit di dada dan perut yang diderita usai jatuh dari motocross.
Peristiwa itu terjadi saat latihan di Cross Club Cavallara, Italia, 25 Mei lalu. Akibatnya, Rossi harus dirawat semalam di rumah sakit sekitar.
Meregalli sendiri kini sangat berharap The Doctor, julukan Rossi, yang juga juara dunia sembilan kali itu bisa cepat pulih 100 persen.
Ini dikarenakan pekan depan balapan MotoGP seri ketujuh akan bergulir di Circuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, 11 Juni 2017.
Baca Juga: Temui PM Jepang, Wapres JK Ajak Kerja Sama Asian Games
"Kami akan menuju Catalunya untuk seri berikutnya, dimana kami menantikan akhir pekan balap yang mendebarkan," tandas Meregalli.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor