Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]
Aneh tapi nyata. Ini peristiwa yang terjadi di Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Medan, Sumatera Utara. Remaja putri bernama Ira (18) dilaporkan jatuh ke dasar sumur, tetapi setelah dilakukan pencarian, dia tak ditemukan.
Menurut informasi yang didapatkan Suara.com dari Badan SAR Nasional, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/6/2017). Pada pukul 06.20 WIB, kantor SAR Medan mendapat info dari anggota Polrestabes Medan Aiptu Edison Sembiring bahwa di daerahnya telah terjadi musibah yang menimpa Ira. Warga Namu Pengcawir itu jatuh ke dalam sumur.
Tidak lama setelah mendapati informasi, tim SAR Medan bergegas menuju ke lokasi dengan membawa satu unit kendaraan dinas double cabin, satu set tabung selam, dan alat mountenering set.
Tak lama kemudian anggota tim rescue tiba lokasi dan langsung melakukan pencarian dengan cara turun ke dalam sumur.
Namun, petugas tidak menemukan tanda-tanda adanya korban di dasar sumur.
Tim yang terlibat saat melakukan pencarian adalah Tim Kantor SAR Medan, TNI AD, Polsek Pancur Batu serta masyarakat setempat.
Setelah dilakukan pencarian terus menerus dan ternyata Ira tak berhasil ditemukan pada waktu itu, akhirnya tim rescue sepakat menutup operasi pencarian dan mengembalikan tim ke kesatuannya masing- masing.
Di Yogya
Kasus serupa menimpa kakek M. Ali Ngadenan sehari sebelumnya. Lelaki berusia 70 tahun itu tercebur sumur di Sungai Serang, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo, DIY. Kejadian ini dilaporkan oleh Kanit Reskrim Polsek Panjatan Agung.
Menurut informasi yang didapatkan Suara.com dari Badan SAR Nasional, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/6/2017). Pada pukul 06.20 WIB, kantor SAR Medan mendapat info dari anggota Polrestabes Medan Aiptu Edison Sembiring bahwa di daerahnya telah terjadi musibah yang menimpa Ira. Warga Namu Pengcawir itu jatuh ke dalam sumur.
Tidak lama setelah mendapati informasi, tim SAR Medan bergegas menuju ke lokasi dengan membawa satu unit kendaraan dinas double cabin, satu set tabung selam, dan alat mountenering set.
Tak lama kemudian anggota tim rescue tiba lokasi dan langsung melakukan pencarian dengan cara turun ke dalam sumur.
Namun, petugas tidak menemukan tanda-tanda adanya korban di dasar sumur.
Tim yang terlibat saat melakukan pencarian adalah Tim Kantor SAR Medan, TNI AD, Polsek Pancur Batu serta masyarakat setempat.
Setelah dilakukan pencarian terus menerus dan ternyata Ira tak berhasil ditemukan pada waktu itu, akhirnya tim rescue sepakat menutup operasi pencarian dan mengembalikan tim ke kesatuannya masing- masing.
Di Yogya
Kasus serupa menimpa kakek M. Ali Ngadenan sehari sebelumnya. Lelaki berusia 70 tahun itu tercebur sumur di Sungai Serang, Kecamatan Panjatan, Kulonprogo, DIY. Kejadian ini dilaporkan oleh Kanit Reskrim Polsek Panjatan Agung.
Informasi yang diperoleh Suara.com dari Basarnas, setelah petugas mendapatkan kabar tersebut, langsung menggerakkan tim rescue menuju ke lokasi untuk selanjutnya dilakukan koordinasi kepada pihak terkait yang akan terlibat dalam proses pencarian.
Tim bergerak menuju lokasi dengan menggunakan satu unit kendaraan dinas Rescue Car Type 1 dan satu unit kendaraan dinas truck personil lengkap dengan peralatan pendukung operasi SAR dan keadaan cuaca di lapangan sangat bersahabat.
Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir lokasi kejadian dari hulu ke hilir. Tim berupaya sebaiknya agar korban dapat segera ditemukan.
Pukul 14.10 WIB , tim SAR tiba di lapangan, namun korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutkan tim langsung turun untuk mengevakuasi korban.
Tim Polsek Panjatan berjumlah lima orang, SAR Linmas 15 orang, BPBD Kulonprogo tiga orang serta warga setempat.
Tim bergerak menuju lokasi dengan menggunakan satu unit kendaraan dinas Rescue Car Type 1 dan satu unit kendaraan dinas truck personil lengkap dengan peralatan pendukung operasi SAR dan keadaan cuaca di lapangan sangat bersahabat.
Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir lokasi kejadian dari hulu ke hilir. Tim berupaya sebaiknya agar korban dapat segera ditemukan.
Pukul 14.10 WIB , tim SAR tiba di lapangan, namun korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutkan tim langsung turun untuk mengevakuasi korban.
Tim Polsek Panjatan berjumlah lima orang, SAR Linmas 15 orang, BPBD Kulonprogo tiga orang serta warga setempat.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Mukjizat di Perkebunan Rambunan: 5 Hari Hilang di Hutan, Nenek 79 Tahun Ditemukan Selamat!
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
14 Orang Tewas di Tragedi Maut Bekasi Timur, Media Asing Soroti Keselamatan Transportasi RI
-
Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang