Suara.com - Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat, menangani kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban, Kujang, meninggal dunia setelah dipukul dengan martil di bagian rahang.
"Korban sedang tidur sendirian di dalam ruang tamu, lalu tanpa sebab yang jelas dipukul rahang kanannya menggunakan martil besar hingga korban meninggal dunia," kata Kasubag Humas Polres Majalengka Ipda Abas di Majalengka, Senin.
Abas mengatakan, kejadian di blok Wage RT 09/04 Desa Randegan Kulon Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka itu terjadi pada Senin (12/6). Penganiayaan diduga hingga mengakibatkan korban meninggal dunia atas nama Kujang (57).
"Untuk tersangka yang kita amankan berinisial TA (22)," tuturnya.
Abas mengatakan untuk kronologi korban sedang tidur tanpa sebab yabg pasti dipukul dengan menggunakan martil besar.
Hal tersebut diketahui istri korban saat mendengar suara gaduh, kemudian melihat ke sumber suara dan melihat korban tergeletak hingga membuatnya panik dan berteriak.
"Pelaku diamankan, kemudian korban dibawa ke RSUD Cideres dan dinyatakan meninggal oleh tim Medis," ujarnya.
Dari hasil sementara bahwa pelaku diduga mengalami gangguan jiwa, karena dalam lima tahun terakhir menjalani pengobatan rawat jalan di Dokter kejiwaan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan