Ibu berinisal M yang tega memutilasi anaknya yang masih bayi diduga sempat menunjukkan perilaku-perilaku aneh sejak seminggu terakhir. M yang merupakan isteri anggota polisi berpangkat Aipda Denny Siregar juga itu dikenal warga sebagai sosok yang tertutup dengan lingkungan.
"Iya untuk keterangan sementara memang kita dapatkan untuk seminggu ini istrinya memang ada kelainan. Memang cenderung introvert ya, pendiam," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono di Polda Metro Jaya, Senin (3/10/2016).
Awi mengatakan pihaknya juga masih mendalami terkait adanya ucapan yang sempat disampaikan M kepada Denny sebelum terjadinya peristiwa mutilasi yang dilakukan terhadap anaknya bernama Arjuna yang berumur satu tahun.
"Kemudian merasa ketakutan terus terakhir berani menyampaikan ke suaminya 'kamu nggak takut sama saya ya?' Ini nanti kita dalami, ini minimal data awal," kata Awi.
Awi juga mengaku belum mengetahui apakah pembunuhan sadis yang dilakukan M karena masalah keributan dengan Denny. Awi hanya menjelaskan jika M merupakan istri kedua Denny.
"Belum ada kalau cekcoknya belum ada," kata Awi.
Diberitakan sebelumnya, pembunuhan bayi dengan cara mutilasi dilakukan ibu kandungnya sendiri terjadi di Jalan Jaya 24 Menceng, Tegal Alur, Kalideres, Tangerang Barat, Jakarta Barat, Minggu (30/9/2016) malam. Tak hanya memutilasi, M juga telah menyiksa anak pertamanya bernama Callista yang berumur dua tahun. Diduga M melakukan pembunuhan sadis itu karena mengalami gangguan jiwa. Polisi juga telah menetapkan M sebagai tersangka kasus mutilasi tersebut.
Berita Terkait
-
Selain Mutilasi, Istri Polisi Aipda Denny Juga Siksa Anak
-
Ini Kronologis Kasus Mutilasi Anak yang Dilakukan Ibu Kandung
-
Biadab, Bayi 1 Tahun Dimutilasi Ibu Kandungnya Sendiri
-
Sadis, Dua Balita dan Ayah Ibunya Dimutilasi Pembunuh Bayaran
-
Polisi Usut Dugaan Kepemilikan Senpi Penyandera di Pondok Indah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?