Suara.com - Satu video yang merekam aksi aparat kepolisian memberi hukuman tergolong unik kepada sopir bus, viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 32 detik tersebut, tampak polisi dalam mobil dinasnya menggiring mundur bus milik PO Putra Perdana.
Pasalnya, bus tersebut berjalan mengambil ruas yang seharusnya dipakai untuk arus kendaraan menuju arah sebaliknya.
"Terus,terus, mundur terus,ya terus mundur. Jauh lagi, terus mundur, mundur, terus, jauh lagi," tutur polisi melalui pelantang suara mobil dinasnya.
"Ya, inilah pelajaran untuk sopir yang tak disiplin. Sudah tahu macet, ada pengaspalan jalan, tapi tetap mengambil jalur pengendara lain," tutur polisi itu lagi.
Video tersebut kali pertama diunggah dan disebar akun Trie Suet di laman "Komunitas Peduli Malang (ASLI Malang) di Facebook, 9 Juni 2017.
"Pelajaran buat yang suka ngawur di jalanan," tulis Trie Suet sebagai keterangan video.
Warganet banyak yang tertawa terbahak-bahak melihat video tersebut. Mayoritas warganet menilai sanksi polisi itu lucu tapi cukup membuat sopir jera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!