Suara.com - Koridor 13 Transjakarta rute Ciledug-Tendean dipastikan molor diresmikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Rute yang memiliki panjang 9,3 kilometer itu sedianya diresmikan pada 22 Juni, atau bertepatan dengan Hari Ulang tahun kota Jakarta yang ke-490.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak ingin mengambil risiko. Meski pengerjaan sebagian infrastruktur sudah rampung, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat belum mengeluarkan sertifikat laik fungsi terkait jembatan layang.
"Dia (Dirut Transjakarta) menyampaikan masih bisa dilakukan, tapi saya menyampaikan saya bilang tidak. Jangan dulu kita tunda dulu. Karena setelah kami tanya kepada Dishub, SLF dari Kemenanterian PUPERA masih belum turun," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/6/2017).
"Sebelum ini aman, jangan dulu. Sehingga, tanggal 22 jangan diresmikan dulu," lanjut Djarot.
Menurut Djarot, jalan layang dengan panjang 9,3 kilometer itu harus diukur seluruh konstruksinya. Sementara, pihak Kementerian PUPR baru akan melakukan pengukuran, termasuk halte yang di bawah Universitas Budi Luhur.
"Kita urus dulu ijin-ijinnya, SLF nya, setelah itu mungkin kita bisa soft launching digunakan. Hard launchingnya 17 Agustus saja sekaligus dengan Simpang Susun Semanggi," kata Djarot.
Selain itu, pengerjaan pemasangan penerangan jalan saat ini masih terus dilakukan. Djarot berharap pemasangan lampu jalan di koridor 13 rampung bulan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi
-
Kebakaran Rumah Kontrakan di Sunter Agung Jakarta Utara, Satu Keluarga Diselamatkan
-
Kronologis Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan saat Mendarat di Bandara LaGuardia
-
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang