Suara.com - Pentolan FPI Rizieq Shihab tak jua menunjukkan itikad untuk pulang dari Arab Saudi—negara pelariannya—ke Indonesia.
Melalui sejumlah orang pengacaranya, Rizieq yang menjadi buronan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) dalam kasus dugaan pornografi, justru terus memberikan pernyataan perlawanan.
Pernyataan-pernyataan perlawanan tersebut juga tak jarang dibumbui dengan klaim-klaim yang terbilang bombastis.
Termutakhir, Kapitra Ampera—pengacara Rizieq—mengklaim kliennya hidup nyaman di Arab Saudi. Bahkan, ia menyebut ada konglomerat Saudi yang menyediakan pesawat jet pribadi untuk keperluan transportasi Rizieq.
Jet pribadi ini, kata Kapitra kepada Suara.com, Minggu (18/6/2017) akhir pekan lalu, siap mengantarkan Rizieq ke mana saja.
Sebelumnya, Kapitra juga pernah mengumbar klaim bombastis yang mengatakan Rizieq menggunakan visa khusus selama berada di luar negeri.
Karena mendapat visa khusus itu, Rizieq dibolehkan otoritas Saudi untuk tinggal di negeri Unta itu hingga kapan pun.
"Rupanya dapat visa khusus waktu awal dia berangkat dapat visa khusus, sampai kapan aja. Unlimited day," kata Kapitra Ampera, Minggu (11/6/2017).
Baca Juga: Sahur di Jalan, 4 Kelompok Bocah Bermotor Bawa 30 Senjata Tajam
Kapitra mengungkapkan, tidak sembarang orang bisa mendapatkan visa khusus itu. Visa jenis ini, katanya, dikeluarkan atas persetujuan Kerajaan Arab Saudi.
"Dia dapat visa khusus dari Kerajaan Saudi. Itu pertimbangannya kerajaan ya," katanya.
Anggota tim adovokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI tersebut menambahkan visa khusus bisa dipakai Rizieq saja.
"Jadi dia misalnya ke Malaysia, balik lagi di Arab, ke Indonesia, balik lagi ke Arab, nggak perlu visa baru," kata dia.
Belakangan, setelah pihak keimigrasian Indonesia membantah ada visa jenis unlimited day tersebut, Kapitra menyanggah pernah mengatakan hal tersebut.
Klaim bombastis juga pernah dilontarkan kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro. Ia mengklaim, Rizieq bisa hidup nyaman di Saudi karena dianggap tokoh berpengaruh di kalangan umat muslim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura