Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla hadiri buka puasa bersama dengan keluarga besar Mabes Polri di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (20/6/2017).
Acara buka puasa bersama ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet kerja, pimpinan lembaga negara, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan para Kepala Staf Angkatan.
Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa di bulan Ramadan ini pihaknya banyak menyelenggarakan kegiatan sosial keagamaan bersama elemen masyarakat.
"Bulan suci ini Polri manfaatkan untuk perkuat silaturahmi, lakukan kegiatan bakti sosial, tabliq akbar. Seluruh pejabat utama (Polri) kami sebar, mulai Polda, Polres hingga Polsek kami wajibkan," kata Tito.
Dia menuturkan, kegiatan sosial keagamaan selama ramadan itu dilakukan dengan sungguh-sungguh tanpa paksaan. Hal itu dilakukan untuk membangun silaturahim dan meningkatkan kepercayaan publik.
"Semua untuk mendekatkan, silaturahim dengan komponen masyarakat. Kami memanfaatkan operasi kemanusiaan ramadniya yang cukup banyak melibatkan personel Polri dan komponen masyarakat," ujar dia.
Selain itu, lanjut dia, Polri juga turut ikut berperan aktif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar selama Ramadan dan lebaran bersama Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Bulog. Meski ada beberapa harga pokok yang naik, seperti gula.
Kemudian Polri juga menjaga ketat pengamanan selama Ramadan lebaran dari potensi-potensi gerakan terorisme.
"Kami lakukan operasi keamanan agar tidak terjadi aksi terorisme. Pengalaman pahit bom Kampung Melayu tak boleh terjadi lagi. Kami juga operasi kejahatan konvensional dan bersihkan stasiun, terminal dari premanisme, sehingga masyarakat pulang dengan nyaman," tandas dia.
Baca Juga: Mudik, Lakukan Ini Biar Nggak Ada yang Ketinggalan!
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik