Ilustrasi penjara (Shutterstock).
Polisi meringkus dua orang -- pemasok dan kurir -- sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakat Cipinang, Jakarta Timur. Kedua tersangka berinisial MS alias Sule (40) dan KHD alias Bogel (33) ditangkap penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di depan RSUD Persahabatan Jalan Persahabatan Raya, Pulogadung, Jakarta Timur, pada 16 Maret 2017.
"Dari tangan keduanya, baik Bogel maupun Sule disita barang bukti sabu-sabu seberat 510 gram yang ditaruh di dalam kardus," kata Kepala Sub Direktorat III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara di Polda Metro Jaya, Selasa (20/6/2017).
Bambang mengatakan penyedia sabu adalah Sule. Barang haram bisa masuk ke lapas Cipinang melalui Bogel. Bogel bisa leluasa masuk ke sana karena dia tak lain sipir penjara.
"Dari tangan keduanya, baik Bogel maupun Sule disita barang bukti sabu-sabu seberat 510 gram yang ditaruh di dalam kardus," kata Kepala Sub Direktorat III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara di Polda Metro Jaya, Selasa (20/6/2017).
Bambang mengatakan penyedia sabu adalah Sule. Barang haram bisa masuk ke lapas Cipinang melalui Bogel. Bogel bisa leluasa masuk ke sana karena dia tak lain sipir penjara.
Para narapidana, kata Bambang, selama ini bisa memesan sabu lewat Bogel.
"Mereka dikendalikan untuk mengambil barang dari luar untuk masuk ke dalam penjara," kata Bambang.
Upah yang diperoleh Bogel sebagai kurir mencapai Rp1 juta hingga Rp5 juta sekali mengantarkan barang haram ke narapidana.
Bambang mengakui ini di luar dugaan. Narapidana ternyata bisa mendapatkan pasokan narkotika dari sipir.
"Makanya dia pakai sipir, kalau sipir masuk ke dalam kan mungkin temen-temennya mau ngecek juga nggak mungkin kan," katanya.
Saat ini, polisi masih mengejar AM yang diduga turut berperan memasok sabu. AM sudah masuk dalam daftar pencarian orang.
Lapas Cipinang menjadi sorotan lagi setelah Badan Narkotika Nasional menemukan sel mewah yang dihuni narapidana Haryanto Chandra alias Gombak merupakan narapidana yang telah divonis penjara selama 14 tahun. Sel mewah terungkap setelah BNN melakukan operasi.
Upah yang diperoleh Bogel sebagai kurir mencapai Rp1 juta hingga Rp5 juta sekali mengantarkan barang haram ke narapidana.
Bambang mengakui ini di luar dugaan. Narapidana ternyata bisa mendapatkan pasokan narkotika dari sipir.
"Makanya dia pakai sipir, kalau sipir masuk ke dalam kan mungkin temen-temennya mau ngecek juga nggak mungkin kan," katanya.
Saat ini, polisi masih mengejar AM yang diduga turut berperan memasok sabu. AM sudah masuk dalam daftar pencarian orang.
Lapas Cipinang menjadi sorotan lagi setelah Badan Narkotika Nasional menemukan sel mewah yang dihuni narapidana Haryanto Chandra alias Gombak merupakan narapidana yang telah divonis penjara selama 14 tahun. Sel mewah terungkap setelah BNN melakukan operasi.
Komentar
Berita Terkait
-
Kata-kata Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Bawa 25 Kilogram Ekstasi
-
Pilot Malaysia Bawa 170 Penumpang ke Jakarta dalam Pengaruh Narkoba
-
Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, Pilot Malaysia Positif Kokain Saat Bawa 170 Penumpang ke Jakarta
-
Pilot Malaysia Tertangkap Selundupkan 26 Kg Ekstasi di Bandara Soetta, Disimpan dalam Koper Kru
-
Sikat 1,5 Ton Bahan Narkoba, Pemasok Laboratorium 'Pil Jin' Semarang Diringkus di Cakung!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo