Suara.com - Tidak boleh gagal lagi naik podium. Tekad itulah yang tersirat di benak Valentino Rossi terkait seri kedelapan MotoGP di Sirkuit Assen, Belanda, yang akan berlangsung, Minggu (25/6/2017).
Seperti diketahui, setelah tampil impresif dengan naik podium di tiga seri awal, kini Rossi tengah menghadapi masa sulit.
Empat seri sudah dia gagal naik podium. Pada seri keempat di Jerez, Spanyol, juara dunia sembilan kali ini tercecer finis posisi ke-10.
Di seri berikutnya di Le Mans, Prancis, bahkan dia gagal finis setelah terjatuh di lap terakhir.
Selanjutnya, The Doctor--julukan Rossi--hanya mampu melintasi garis finis di posisi keempat pada balapan 'kandang' di Sirkuit Mugello, Italia.
Pada balapan terakhir di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Rossi hanya bisa maksimal finis di posisi kedelapan.
Kini, dengan kembalinya Assen jadi tuan rumah MotoGP, salah satu sirkuit favoritnya, Rossi berharap bisa tampil kompetitif.
"Saya senang balapan di Assen, khususnya setelah tes dua hari yang kami lakukan di Barcelona menyusul hasil buruk pada balapan di akhir pekannya," kata Rossi, 38 tahun, dikutip dari situs resmi MotoGP, Rabu (21/6/2017).
"Selama tes, kami telah mencoba berbagai solusi menarik, dan kini saya ingin mengaplikasikannya di trek lain untuk mengetahui apakah tes yang kami lakukan itu benar-benar berjalan ke arah yang tepat," lanjutnya.
Baca Juga: MotoGP Belanda: Ini Faktor yang 'Ditakuti' Marquez
"Balapan di Belanda selalu luar biasa, karena Assen sirkuit yang sangat menyenangkan."
"Saya harus tampil kompetitif di Assen, karena saya ingin balapan dengan baik," tandasnya.
Di klasemen sementara MotoGP, Valentino Rossi kini menempati peringkat kelima, tertinggal 28 poin dari rekan setimnya, Maverick Vinales, yang kokoh di puncak klasemen.
Menyusul menguntit Vinales adalah Andrea Dovizioso (Ducati/104 poin), Marc Marquez (Repsol Honda/88 poin), dan Dani Pedrosa (Repsol Honda/84 poin).
Berita Terkait
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki