Suara.com - Kepolisian Resor Sorong Kota, Polda Papua Barat menurunkan Unit K-9 atau anjing pelacak untuk mendeteksi bahan peledak di Bandara dan Pelabuan guna mengantisipasi aksi-aksi yang tidak diinginkan.
Dua anjing pelacak satu khusus mendeteksi bahan peledak dan satu narkotika melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang penumpang baik yang datang maupun bepergian.
Kepala Unit K-9 Polres Sorong Kota Jekson Sinai mengatakan, kegiatan deteksi bahan peledak itu merupakan operasi Ramadhani Mansinam dalam rangka Idul Fitri 2017.
Dia mengatakan, tujuan operasi ini guna memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mengantisipasi aksi bom sesuai imbauan dari Kementerian Perhubungan.
"Imbauan Kementerian Perhubungan itu menyusul adanya teror bom di sejumlah daerah di Indonesia," ujarnya, di Sorong, Sabtu (24/6/2017).
Hasil pemeriksa di bandara dan pelabuhan laut Kota Sorong selama dua hari tidak ditemukan bahan peledak maupun narkoba.
"Kami akan mengantisipasi arus balik menceka masuknya narkotika maupun barang berbahaya lainnya guna memberikan rasa aman bagi masyarakat," ungkapnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal