Atas masukan dari Jasa Marga, untuk membantu memecahkan kepadatan lalu lintas di Jalan Tol Cipali arah Japek, Polisi sejak pukul 15.30 memberlakukan contraflow satu arah di Jalan Tol Cipali dari KM 126 s/d KM 83. PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap menerima lalu lintas dari Cipali di Japek.
"Dengan adanya contra flow tersebut, maka jalur dari Japek yang menuju Cipali ditutup dan dialihkan melalui GT Cikampek dan GT Kalihurip. Hal ini ditempuh agar kepadatan di Jalan Tol Cipali dapat segera terurai," kata Dwimawan Heru Santoso, Corporate Communication, PT Jasa Marga (Persero) Tbk di Jakarta, Sabtu (1/7/2017).
Sebagai imbas dari contraflow ini maka kedatangan lalu lintas di Gerbang Tol Cikarang Utama bisa lebih cepat, dan oleh karenanya Jasa Marga telah bersiap untuk mengantisipasi.
Jasa Marga telah mensiagakan 31 gardu operasi di Gerbang Tol Cikarang Utama. Jasa Marga juga menyiapkan strategi cadangan jika masih nantinya masih terjadi kepadatan di Gerbang Tol Cikarang Utama.
"Dengan demikian, pengguna jalan akan dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 2 dan masuk lagi ke Jalan Tol Japek melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 4 dengan tarif yang sama," tutup Dwimawan.
Menghadapi musim balik Lebaran 2017, Jasa Marga terus berupaya meningkatkan pelayanan untuk pengguna jalan tol. Kami menyediakan layanan informasi realtime, yang dapat diakses melalui :
- Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080
- Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu-lintas) dan @official_JSMR (untuk informasi umum lainnya)
- Instagram @official.jasamarga
- Aplikasi Mobile JMCARe yang dilengkapi fitur push notifications.
- Website Jasa Marga www.jasamarga.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal